22.8.09

Trip to Solo & Jogja

Pada tanggal 6 - 12 Agustus kemaren, gw melakukan perjalanan yang cukup menyenangkan sekaligus melelahkan. Setelah sempat tertunda-tunda, terjadi berkali-kali pergantian personil, akhirnya gw dengan 3 orang anak elektro lain (johan, ferdi, dan dandy) nekat cabut ke solo pada tanggal 6 malem walopun cuma berempat.

Berangkat dari Jakarta dengan menggunakan kereta ekonomi bengawan merupakan pengalaman pertama gw naik kereta jarak jauh kelas ekonomi sejak gw mulai agak inget klo gw idup (waktu kecil pernah si, tapi gak inget2 banget). Agak siyok juga pas pertama kali tau klo ternyata gw dan yang lain gak bisa dapet tempat duduk karena baru beli tiket sore hari, sehingga kita terancam berdiri selama perjalanan. sebelum berangkat gw berinisiatif beli koran buat klo misalkan bisa lesehan di bawah.
Akhirnya kereta tersebut pun datang setelah terlambat 10 menit dari yang dijadwalkan. Gw dan yang lain langsung ambil posisi.


Kereta memang sudah penuh, terlihat beberapa orang yang berdiri. Gw dan yang lainnya nyoba masuk, dan dapet tempat duduk yang sudah pasti hanya sementara. Kereta akhirnya jalan dari stasiun manggarai. Di stasiun Jatinegara, sang empunya tempat duduk yang gw dudukin naik, dan akhirnya gw berdiri. Setelah waktu yang cukup lama, berdesakan karena orang yang mondar-mandir sana sini, akhirnya gw udah dapet tempat berdiri yang cukup enak. Deket bordes, bagian ini agak lebar sedikit dibandingkan di tengah tengah gerbong, gw nari tas gw, trus perlahan naro koran. Ya, akhirnya gw lesehan di bawah dengan kaki bersila. Dandy berdiri tepat di depan gw, tasnya gw pangku, dan tas gw gw taro di samping kiri gw. Johan berdiri di serong kanan gw, tasnya udah di bawah. Sedangkan Ferdi berdiri paling jauh dari gw, tasnya di taro di rak atas. Pada kondisi ini, sepertinya gw yang paling beruntung.
Read More......

3.6.09

Harta = Titipan Allah..

Wah.. wah.. udah lama banget nih gw gak nulis.. mungkin ini disebabkan oleh kesibukan kuliah semester ini yang tidak terkendali, atau apa ya? haha... 

beberapa orang mengatakan kalau harta itu adalah titipan dari Allah, dan gak tau kenapa, gw SETUJU banget. banyak banget pengalaman-pengalaman yang bisa bikin gw setuju banget ama kalimat ini. contoh nyata, hari ini, temen gw kontrakannya kebobolan maling, dompetnya, motornya, laptop, hp, dan beberapa benda lain sukses digondol maling.
biasanya temen gw selalu ngebawa laptop dan dompetnya ke lantai atas, tetapi malam kemarin dia meletakkannya di meja yang ada di lantai bawah kontrakannya. Di dekat dia meletakkan donpet dan laptopnya, ada seorang rekannya yang tidur di sofa, tetapi orang tersebut tidak mengetahui. temen gw bangun jam 3 pagi, semuanya masih ada. Tapi pas bangun lagi jam 5 pagi, semuanya udah raib. Sepertinya segala sesuatunya memang terjadi kebetulan sekali, tetapi inilah kenyataannya. banyak contoh lain yang ada di masyarakat yang membuktikan pernyataan ini. ya.. memang harta itu hanya titipan dari Allah..
Read More......

26.12.08

dia..

Tidak tahu mengapa, semenjak lulus dari sekolah menengah pertama, aku begitu terpesona dengan wanita yang satu ini. Mungkin karena banyak waktu yang kami lewatkan bersama pada saat perpisahan sekolah? atau karena hal yang lain? aku masih belum tahu.

Pada saat kami diterima di sma yang sama, aku cukup senang, dan saat aku tahu kalau kami sekelas, aku senang sekali. Proses untuk mengetahui wanita ini memang sudah dimulai dari dulu, tapi kalau kami sekelas, tentunya akan lebih mudah bagiku untuk mengetahui lebih jauh mengenai wanita ini.

kami memang berteman biasa, tapi karena kami berasal dari sekolah smp yang sama, aku merasa lebih dekat. Banyak teman-teman yang mengira kami memiliki hubungan khusus karena kami sering terlihat bersama. Tapi, status kami hanya teman, mungkin sahabat. Sepertinya aku lebih memilih seperti ini karena aku tidak mau hubungan yang seperti ini berubah jikalau aku menyatakan perasaanku. Aku tidak mengetahui pendapatnya mengenai diriku. Terkadang aku penasaran, tapi membayangkan dia menjauh dariku setelah aku menyatakan perasaanku, membuat rasa penasaranku hilang.

Kami memang selalu bercerita satu sama lain mengenai kehidupan kami, tak jarang aku menelponnya. Dia sempat cerita kalau dia menyukai teman kami satu smp, hatiku hancur. Tapi, melihat dia begitu bahagia saat bercerita bahwa dia diantar ke sekolah oleh lelaki tersebut, aku ikut bahagia. Mungkin aku lebih senang melihat dia bahagia dengan yang lain dari pada ia bersamaku tapi tidak bahagia.

Kelas dua dan kelas tiga kami tidak sekelas lagi. Tapi kami masih beberapa kali bercerita walaupun tidak sesering dulu. Suatu ketika kami dihadapkan pada permasalah yang sama, dimana ada wanita lain yang menyukaiku dan teman-temanku memaksaku agar aku berpacaran dengan wanita tersebut padahal aku baru saja berkenalan dengan wanita tersebut, disisi lain ada lelaki lain yang juga menyukai wanita pujaanku dan teman-temannya juga memaksanya agar menerima lelaki tersebut. Kami sempat bercerita satu sama lain saat pulang bersama, keadaannya sangat tidak serius, tiba-tiba dia berkata "bram, tahu gak penyelesaiannya? gimana klo kita jadian aja?". Aku diam seribu bahasa, sepertinya waktu berjalan sangat lambat, tetapi ternyata mulutku bertindak lebih cepat dari otakku dan terucaplah kata "tidak" dari mulutku, karena mungkin saat itu aku berfikir itu bukan penyelesaian yang tepat dan aku memang sudah berniat untuk tetap sebagai teman.

Penyesalan memang datang belakangan. Terkadang aku penasaran, apa yang akan terjadi sekarang apabila pada saatu itu aku berkata "ya". Apakah kata-kata itu hanya spontanitas belaka atau kata-kata itu benar-benar dari hatinya yang paling dalam. Kalau sudah ingat tentang dia dan kejadian ini, bisa-bisa tidak bisa tidur. Terkadang aku ingin sekali berpacaran dengannya, bisa mengetahui kabarnya setiap waktu, bisa bersamanya sesering mungkin, dan menghabiskan waktu dengannya. Tetapi aku selalu bertahan untuk menjaga hubungan kami seperti ini dan inilah resikonya.

banyak orang yang berkata kalau jodoh, rezeki, dan umur ada di tangan Allah. Kalau perihal umur dan rezeki, aku sudah sangat percaya, tapi untuk urusan jodoh, sesungguhnya aku masih ragu.
Read More......

28.11.08

Pohon Keciprut.

Pohon ini, namanya pohon keciprut. Letaknya ada di deket rumahnya nyokapnya nyokap gw (nenek gw dari nyokap-red). Kocak juga pas pertama kali denger namanya. Dari jaman dulu, pas gw masih kecil, pohon ini udah ada. Tapi dulu masih ada daunnya. Pas gw tanya ke nyokap gw, ternyata pohon ini udah ada pas dia masih kecil. Kok sekarang gak ada daunnya yah?

apa lagi meranggas? yang pasti sepertinya pohon ini telah menjadi saksi bisu apa yang telah terjadi pada daerah tersebut.

(foto oleh: Nara Brahma Pramodana)
Read More......

3.11.08

bad WEDNESDAY..

huah.. gw bingung, kenapa setiap hari rabu dalam tiga minggu terakhir ini, gw hectic parah ya? hari rabu sial yang pertama, (22.10.08) gw harus ngumpulin PR mata kuliah Teknik Tenaga Listrik (TTL) + PR mata kuliah Divais Elektronika, selain itu, gw juga harus ngumpulin laporan praktikum TTL yang praktikumnya gw laksanain hari sabtu sebelumnya,, nah, disamping itu, jam 7 malemnya gw harus praktikum TTL lagi modul lainnya, dengan kata lain, gw lagi-lagi harus ngerjain tugas lagi, yaitu tugas pendahuluan untuk praktikum TTL yang jam 7 ini.. sukses menjalani hari ini, malemnya gw tepar.. 

hari rabu berikutnya, (29.10.08), hari yang agak "horor" bagi gw. Hari ini ada UTS Divais Elektronika yang notabene "open book". materi yang di uji pun hampir setengah buku (500-an halaman). menurut gw, open book itu bisa jadi akan lebih susah dari pada "close book". dan ternyata, soal yang di keluarin itu, gabungan dari buku + slide yang dibikin dosennya. Malemnya gw lebih heboh lagi karena besoknya ada duet maut UTS Sistem Kendali + UTS Robotika. Sistem kendali jam 8, robotika jam 10. Wuih.. gw sampe bingung belajarnya, pilih yang mana ya? Dua-duanya masih abstrak bagi gw..

hari rabu berikutnya, (05.11.08) emang blm terjadi sih, tapi kok roman-romannya bakalan ribet juga. Di agenda gw yang tanggal ini, gw bakalan praktikumin praktikum digital jam 10-12 dan jam 16-18, padahal jam 19nya gw ada praktikum TTL. Belum lagi ada briefing praktikum Kendali Jam 15.00, padahal PR TTL dan Tugas Pendahuluan praktikum TTL juga harus udah gw kerjain.. aduh, aduh.. cape juga klo begini terus.. apa hari rabu itu hari sial gw ya?who knows..
Read More......